Kamis, 02 Maret 2023

Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP): Pengertian, Fungsi, Pembentukan, dan Pengendalian

Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP): Pengertian, Fungsi, Pembentukan, dan Pengendalian


Sertifikasi profesi menjadi salah satu hal yang sangat penting untuk dimiliki praktisi maupun tenaga kerja saat ini guna melakukan verifikasi atas keahlian yang dimiliki maupun untuk bersaing di kerasnya dunia kerja.


Seseorang yang keahliannya telah tersertifikasi tentu memiliki nilai lebih dibanding yang belum memiliki. Pada sisi perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja, sertifikasi menjadi salah satu komponen untuk menyaring kandidat yang memang ahli di bidangnya. 


Untuk memperoleh sertifikasi profesi yang resmi, kita tidak bisa memperolehnya di semua tempat sertifikasi tetapi harus mendapatkan di tempat yang telah dijamin, baik oleh perusahaan yang besar dan bonafit maupun oleh negara.


Tempat untuk memperoleh sertifikasi profesi yang diakui langsung oleh negara adalah Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Mau tahu apa itu LSP?


Pengertian Lembaga Sertifikasi Profesi


Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) merupakan lembaga sertifikasi profesi yang diakui oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Lisensi diberikan melalui proses akreditasi  BNSP yang menyatakan bahwa LSP yang bersangkutan telah memenuhi persyaratan untuk melakukan kegiatan sertifikasi profesi. 


Fungsi Lembaga Sertifikasi Profesi


Terdapat beberapa fungsi yang dimiliki oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Menyusun materi pengujian kompetensi profesi
  2. Menyediakan dan memfasilitasi adanya asesor atau penguji
  3. Membuat dan melakukan penilaian
  4. Mempertahankan kinerja dari penguji/asesor dan Tempat Uji Kompetensi (TUK)
  5. Melakukan pengembangan dari skema sertifikasi
  6. Melakukan penyusunan terhadap kualifikasi dengan berpatok pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) 


Pembentukan dan Pengendalian Lembaga Sertifikasi Profesi


Pembentukan LSP disiapkan oleh panitia kerja yang dibentuk oleh atau dengan dukungan serikat pekerja industri. Panitia kerja terdiri dari seorang ketua dan seorang sekretaris, yang dibantu oleh beberapa anggota. Kepengurusan terdiri dari para ahli di bidangnya, organisasi asosiasi profesi, lembaga teknis terkait dan para ahli. Permohonan lisensi ditujukan kepada BNSP.


Sementara itu, pengendalian LSP akan dipantau secara periodik untuk menjaga kualitas dan kinerja dari LSP terkait oleh BNSP. Ketika LSP melakukan pelanggaran, LSP akan dikenai hukuman atau sanksi tertinggi yaitu pencabutan lisensi sehingga tidak dapat melakukan kegiatan sertifikasi kembali.


Berikut adalah penjelasan mengenai Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Untuk melihat penjelasan yang lebih lengkap dan contoh dari LSP, informasi dapat dilihat pada link di bawah ini:


LSP TD


Salam kompeten!


Rabu, 01 Maret 2023

3 Sertifikasi Digital Marketing yang Bikin CV Kamu Lebih Dilirik HR

3 Sertifikasi Digital Marketing yang Bikin CV Kamu Lebih Dilirik HR

Sumber: StartupStockPhotos dari Pixabay

Sertifikasi digital marketing dapat menjadi salah satu tanda bahwa kandidat/orang tersebut memiliki keahlian di bidang digital marketing. Hal inilah yang tentu menjadi perhatian HR ketika "melirik-lirik" CV yang sudah masuk dalam proses rekrutmen.

Sebagai calon digital marketer yang sedang mencari kerja di perusahaan-perusahaan, CV yang bisa lolos di tahap awal ini menjadi sangat penting agar bisa diterima menjadi bagian dari perusahaan tersebut.

Banyak sertifikasi digital marketing yang ada tetapi disini bakal dipilih tiga sertifikasi digital marketing yang dapat segera kamu ambil biar HR lebih ngelirik CV kamu.

Berikut 3 sertifikasi digital marketing yang bikin CV kamu spesial di mata HR.

1. Meta Certified Digital Marketing Associate


Meta Certified Digital Marketing Associate adalah sertifikasi digital marketing yang dibuat atau diselenggarakan oleh perusahaaan Meta yang dulunya adalah perusahaan Facebook. Perusahaan ini menaungi banyak perusahaan atau unit bisnis, seperti Instagram dan Facebook itu sendiri.

Oleh karena itu, pada sertifikasi digital marketing ini kemampuan yang akan cenderung difokuskan pada implementasi digital marketing di Facebook maupun Instagram. Jadi, buat kamu yang sering menggunakan kedua platform tersebut untuk kebutuhan marketing kamu, sertifikasi digital marketing ini cocok banget buat kamu.

Informasi lebih lanjut terkait sertifikasi digital marketing bisa klik link di bawah ini:


2. Google Ads Certification


Google Ads Certification seperti namanya adalah bagian dari sertifikasi digital marketing yang dibuat oleh perusahaan Google. Seperti yang kita sama-sama ketahui, Google bisa dibilang menjadi bagian dari kehidupan internet kita di mana segala informasi pasti kita cari melalui pencarian Google. Jadi, sertifikasi ini cukup menarik untuk diambil oleh kamu.

Pada sertifikasi Google Ads ini, kamu akan diuji mengenai pembuatan kampanye iklan di Google Ads, pengukuran performa iklan, dan apa saja terkait Google Ads untuk kebutuhan marketing kamu. Tidak perlu risau, karena di webnya kamu bisa langsung belajar dulu dan disediakan secara gratis oleh Google.

Untuk informasi yang lebih detail, silakan bisa klik link berikut:


3. Sertifikasi Digital Marketing BNSP


Sertifikasi digital marketing ini adalah sertifikasi yang diselenggarakan oleh negara melalui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). BNSP sendiri adalah lembaga yang secara resmi menyediakan beberapa sertifikasi profesi untuk menunjang karir para pencari kerja.

Biaya untuk mengambil sertifikasi ini kurang lebih 1 juta dan akan berlaku hingga tiga tahun lamanya. Jika kamu ingin mengikuti sertifikasi ini, minimal kamu sudah lulus SMA/sederajat dan/atau mempunyai pengalaman bekerja di bidang digital marketing selama 1 tahun atau lebih.

Informasi selengkapnya dapat kamu cek di link seperti di bawah ini yaa:


Yuk segera ambil sertifikasi digital marketing yang kamu mau agar CV kamu "spesial" di mata HR ketika seleksi nanti.

3 Alasan Kenapa Digital Marketer Harus Ambil Sertifikasi Digital Marketing

3 Alasan Kenapa Digital Marketer Harus Ambil Sertifikasi Digital Marketing

Sumber: Photomix dari Pixabay

Digital marketing menjadi pekerjaan yang saat ini banyak peminatnya. Hal ini dikarenakan pekerjaan ini sedang sangat dibutuhkan oleh banyak perusahaan sejalan dengan perkembangan dunia digital yang sangat pesat sekarang. Artinya, lapangan pekerjaan digital marketing sangat terbuka lebar sejalan dengan permintaan yang tinggi dari perusahaan-perusahaan. 


Sebagai seorang digital marketer yang siap terjun di dunia kerja, kemampuan digital marketing yang dimiliki tentu harus mumpuni. Terkait hal ini, seorang digital marketer sebaiknya mengikuti sertifikasi digital marketing.


Sayangnya, banyak dari digital marketer pemula yang belum menyadari tentang pentingnya sertifikasi digital marketing ini.


Apa saja sih pentingnya sertifikasi digital marketing bagi digital marketer, khususnya bagi yang baru memulai karir di bidang digital marketing?


Pada bahasan kali ini, terdapat tiga alasan utama agar kalian para digital marketer semakin mantap mengambil sertifikasi digital marketing.


Berikut adalah 3 alasan kenapa digital marketer harus ambil sertifikasi digital marketing.


1. Skill Digital Marketing Diakui dan Tervalidasi


Melalui proses sertifikasi digital marketing, tentu kemampuan seorang digital marketer mengenai digital marketing akan diuji dan diverifikasi kebenarannya. Apakah memang digital marketer tersebut memiliki keahlian digital marketing atau tidak. Ketika digital marketer dapat lolos sertifikasi digital marketing, dapat disimpulkan bahwa keahliannya benar-benar terverifikasi.


Saat ini banyak sertifikasi digital marketing yang cukup diakui di dunia kerja, salah satunya adalah sertifikasi digital marketing dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikasi digital marketing BNSP ini dapat diambil melalui beberapa Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), salah satunya dapat dilakukan di Lembaga Sertifikasi Profesi Teknologi Digital (LSP TD).


2. Meningkatkan Rasa Percaya Diri Terhadap Skill Digital Marketing yang Dimiliki


Selain itu, dengan lolos sertifikasi digital marketing ini, digital marketer tentu akan meningkat rasa percaya diri terhadap skill digital marketingnya, khususnya bagi yang baru memulai. Hal ini karena berarti skillnya memang sudah tervalidasi dan dianggap mampu untuk terjun ke dunia kerja.


3. Memberi Nilai Lebih dalam Proses Rekrutmen Posisi Digital Marketing


Sebagai digital marketer tentu banyak yang memiliki tujuan untuk dapat bekerja di perusahaan-perusahaan. Dengan memiliki sertifikasi digital marketing, portofolio dan resume kita tentu akan memiliki nilai lebih dalam proses rekrutmen posisi digital marketing dibanding yang tidak mempunyai. Sertifikasi dapat menjadi komponen penyaring kandidat dikarenakan sertifikasi digital marketing dapat menjadi bukti validasi kemampuan digital marketing kandidat yang sedang mendaftar.


Setelah membaca dan memahami 3 alasan utama digital marketer harus mengambil sertifikasi digital marketing, saatnya mengambil sertifikasi digital marketing sesegera mungkin. Sertifikasi digital marketing dapat dilakukan pada LSP, yaitu LSP TD melalui link berikut.


Salam Kompeten!